Sudut Pandang Dalam Menulis, Baiknya Pakai yang Mana?

Sudah punya ide, sudah dieksekusi seperti apa nanti alur dan penokohan, sekarang malah bingung. Baiknya nulis pakai sudut pandang apa, ya? 

Sudut pandang orang pertama atau ketiga? Atau biar lebih menantang pakai sudut pandang orang kedua?

Tapi sebentar, sebenarnya apa sih, yang dimaksud dengan sudut pandang?


                            Design by Canva 


Secara umum sudut pandang atau point of view (POV) adalah cara pandang seorang penulis dalam menyampaikan sebuah cerita. Bisa juga sudut pandang merupakan cara penulis memandang/menempatkan dirinya dalam sebuah cerita yang seolah-olah penulis menjadi tokoh utama dan/atau sebagai penonton dalam cerita tersebut. 

Sudut pandang terbagi menjadi 3 Jenis

• Sudut Pandang Orang Pertama
Pada Point of view ini, penulis menempatkan dirinya sebagai tokoh utama (Aku) atau sebagai tokoh yang berinteraksi langsung dalam cerita tersebut. 

Contoh
Aku tahu kamu menaruh perasaan padaku, meski kamu memilih untuk memendamnya daripada mengungkapkannya. 


• Sudut Pandang Orang Kedua
Pada Point Of View ini, penulis menempatkan dirinya sebagai narator (Kau) yang sedang berbicara, dan pembaca diperlakukan sebagai pelaku utama dalam cerita. Sudut pandang ini sangat jarang dan sulit digunakan, tapi bukan tidak mungkin tidak pernah digunakan. 

Ada sebuah novel berjudul Please, Look After Mom karya Kyung Sook Shin, yang menggunakan sudut pandang ini. 


Contoh
Kau tahu dia menaruh perasaan padamu, meskipun dia memilih untuk memendamnya daripada mengungkapkannya.

Contoh dari novel Please, Look After Mom :
Mungkin sebelumnya pun kau sudah menjadi tamu, waktu kau pindah ke kota. Setelah kau tidak lagi tinggal di rumah, ibumu tak pernah lagi memarahimu. 



• Sudut Pandang Orang Ketiga
Untuk Point Of View satu ini, penulis menempatkan dirinya sebagai pengamat dan sosok yang serba tahu sehingga penulis dapat mengemukakan tingkah laku dan gerak-gerik dan pemikiran dari para tokoh.

- Sudut Pandang Orang Ketiga Sebagai Pengamat
Seperti judulnya, penulis hanya menceritakan sebatas pengetahuannya saja yang diperoleh dari penangkapan panca indra atau merasakan suatu kejadian di dalam cerita. 

Contoh
Dilihat dari cara cowok itu memperlakukan Dadar layaknya seorang ratu, Dadar yakin cowok itu menyukainya. 

- Sudut Pandang Orang Ketiga Serba Tahu
Sudah pasti pada sudut pandang ini, penulis akan menceritakan apa saja tentang tokoh utama. Penulis seakan tahu betul watak, sifat, pikiran, perasaan, kejadian, latar belakang kejadian, intinya semuanya penulis tahu tentang tokoh yang diceritakannya. 

Contoh
Jantung Dadar berdebar ketika cowok itu berada di dekatnya. Gadis itu memalingkan wajah mencoba menyembunyikan kemerahan yang mendadak menghiasi pipinya sambil mengatur napas. Tanpa Dadar sadari, cowok itupun merasakan getaran yang sama. Matanya tidak bisa berpaling barang semenitpun dari wajah gadis cantik di depannya. Cowok itu selalu merasa terbang ke angkasa ketika berbicara dengan Dadar, hanya saja dia menyembunyikan dengan tetap tenang dan kalem. 


Bagaimana, sudah lihat perbedaannya?
Begitulah kira-kira pemaran tentang sudut pandang. Jadi, setelah ini hendak menggunakan sudut pandang yang mana, nih, untuk naskahmu?


Komentar