Kamu tidak pernah memulai.
Aku terlalu takut mengakui.
Kita berada di lingkaran ini, berlari tanpa tahu ujungnya. Terjebak dalam paradoks yang entah bagaimana asal-mulanya.
Kamu tidak pernah memulai dan aku terlalu takut mengakui ini. Bagaimana kita bisa ada di sini sedangkan aku tidak ingin? Maukah kamu jujur bahwa kamu yang menarikku secara paksa dalam lingkaran ini? Bagus sekali caramu hingga membuatku tidak sadar jika sudah terjebak.
Aku tidak mau terjebak, karena sejak awal aku sudah menyangkal, tapi toh, terjebak jua.
Pertanyaanki, bisakah kita mengakhiri ini?
Karena sejujurnya aku merasa terganggu. Setiap pagi aku dibangunkan dengan bayang-banyangmu, mereka menyambutku dari tidur. Tidak apakah jika aku menyalahkanmu?
Paradoks dan bahasa cinta yang kamu miliki membuatku kebingungan. Ada yang tidak dapat diterjemahkan di sini.
Sekalipun sebahasa, hal itu tidak mungkin sama. Paradoks ini gila dan kamu seperti menikmatinya. Sengaja, kah?
Sadarkah kamu bahwa aku tersiksa?
Kamu tidak pernah memulai dan aku terlalu takut mengakui ini.
Mari menebak, apa yang harus diakhiri? Karena sejak awal tidak ada apa-apa disini.
Kembali lagi pada lingkaran paradoks.
Pasti ada sesuatu yang tertinggal hingga tercipta lingkaran gila ini. Tapi apa?
Kamu tidak pernah memulai dan aku terlalu takut mengakui ini.
Mungkin kamu harus berdiri, berhenti mengikuti, dan cobalah melawan arus. Atau mungkin satu langkahmu ke sisi lain dapat menghentikan ini.
Tapi, aku masih disini. Kamu memang sengaja menjebakku, kan?
Kamu tidak pernah memulai dan aku terlalu takut mengakui ini. Tiba-tiba kamu sudah tidak ada, padahal kenyamanan darimu telah merambat masuk ke hati. Hilang jejakmu pada lingkaran ini memukulku. Tidak bisakah kamu pamit dengan baik-baik. Aku tidak ingin kamu kembali, dan membuat kita terjabak dalam paradoks itu lagi. Tapi sadarkah? Aku terjebak dalam paradoks baru hanya karena kenyamananmu yang telah merambat.
Senangkah kamu memperlakukan ini padaku?
Kamu sudah tidak ada dan aku terpukul.
Kepadamu, Tuan. Apa yang harus aku lakukan?
Komentar
Posting Komentar